» Visi & Misi PMKS Kota Semarang


A. V I S I

Visi dari Dinas Sosial,Pemuda dan Olahraga Kota Semarang sebagai berikut :

"TERWUJUDNYA KESEJAHTERAAN SOSIAL MASYARAKAT, KEPEMUDAAN DAN    KEOLAHRAGAAN YANG BERDAYA SAING"

Visi ini mengandung pengertian sebagai berikut :

Kesejahteraan Sosial ini mengandung arti bahwa pembangunan bidang kesejahteraan sosial yang telah, sedang, dan akan dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat ditujukan untuk mewujudkan suatu kondisi masyarakat yang masuk ke dalam kategori PMKS menjadi berkesejahteraan.

Kondisi dimaksud sesuai dengan undang-undang nomor 11 tahun 2009 tentang kesejahteraan sosial adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara agar dapa hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga dapat melakukan fungsi sosialnya.

B. M I S I

Berdasarkan Visi tersebut di atas maka, Dinas Sosial,Pemuda dan Olah raga Kota Semarang mempunyai Misi sebagai berikut :

Program :

 

-
Pemberdayaan fakir mskin, komunitas adat terpencil dan PMKS
- Pelayanan dan rehabilitasi kesejahtraan sosial
- Pembinaan anak terlantar
- Pembinaan para penyandang cacat dan trauma
- Pembinaan panti asuhan / panti jompo
- Pembinaan eks penyandang penyakit sosial


Rincian kegiiatan pada masing-masing program :
1. Pemberdayaan fakir miskin, Komunitas adat terpencil dan PMKS

    Peningkatan Kemampuan (Capacity Building) petugas dan pendamping sosal pemberdayaan fakir miskin
    Pelatihan ketrampilan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosal
    Fasiltasi manajemen usaha bagi keluarga miskin
    Pengadaan sarana dan Prasarana pendukung usaha
    Meningkatkan profesionalisme pelayanan dan rehabilitasi sosial guna pemenuhan hak dasar bagi
    penyandang masalah kesejahteraan sosial.


2  Meningkatnya perlindungan dan jaminan sosial bagi PMKS

3  Mengembangkan potensi serta peran aktif masyarakat, keluarga, organisasi/lembaga sosial, dunia usaha
    guna mendukung pembangunan kesejahteraan sosial serta meningkatkan dan melestarikan nilai-nilai  
    kepahlawanan, keperintisan, dan kesetiakawanan sosial untuk menjamin keberlanjutan peran serta
    masyarakat dalam penyelenggaraan dan pemberdayaan kesejahteraan sosial.


Misi I

Meningkatnya profesionalisme pelayanan dan rehabilitasi sosial guna pemenuhan hak dasar bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial.

Tujuan :
Terwujudnya pelayanan dan rehabilitasi sosial yang berkualtas guna pemenuhan hak dasar bagi penyandang masalah kesejahteaan sosial yang sistematis, berkelanjutan dan bermartabat melelui pelayanan panti dan non panti secara terpadu.

Sasaran :
Meningkatnya penanganan, pelayanan dan rehabilitasi PMKS 20%

Kebijakan Strategis :

Memulihkan dan mengembangkan kemampuan seseorang yang mengalami disfungsi sosial agar dapat melaksanakan fuagi kelurga miskin

1. Pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial

    pengambangan kebijakan tentang akses sarana dan prasarana publik bagi penyandang cacat dan lanjut usia
    Pelayanan psikososial bagi PMKS di trauma centre termasuk bagi korban bencana
    Pembentukan pusat informasi penyandang cacat dan trauma center
    Peningkatan kualitas pelayananan sarana dan prasarana rehabilitasi kesejahtraan sosial bagi PMKS
    Penyusunan kebijakan pelayanan dan rehabilitasi social bagi PMKS
    Penanganan masalah-masalah strategis yang menyangkut tanggap cepat darurat dan kejadian luar biasa
    Pembinaan lingkungan social
    Bimbingan lanjut bagi PMKS purna bina

2. Pembinaan anak terlantar :

    Pembangunan sarana dan prasarana tempat penampungan anak terlantar
    Pelatihan keterampilan dan praktek belajar kerja bagi anak terlantar
    Penyusunan data dan analisis permasalahan anak terlantar
    Pengembangan bakat dan keterampilan anak terlantar
    Peningkatan keterampilan tenaga pembinaan anak terlantar
    Pembangunan Pusat Rehabilitasi Sosial

3. Pembinaan Para penyandang cacat dan trauma

    Pendataan penyandang cacat dan penyakit kejiwaan
    Pembanguna sarana dan prasarana perawatan para penyandang cacat dan trauma
    Pendidikan dan pelatihan bagi penyandang cacat eks trauma
    Pendayagunaan para penytandang cacat eks trauma
    Peningkatan keterampilan tenaga pelatih dan pendidik

4. Pembinaan Panti asuhan / panti jompo

    Pembangunan sarana dan prasarana panti asuhan/jompo
    Rehabilitasi sedang/berat bangunan panti asuhan/ jompo
    Operasional dan pemeliharaan sarana dan prasarana panti asuhan/ jompo
    Peningkatan keterampilan tenaga pendidik

5. Pembinaan eks penyandang penyakit sosial :

    Pendidikan dan pelatihan keterampilan berusaha bagi eks penyandang penyakit sosial.
    Pembangunan pusat bimbingan/ konseling bagi eks penyandang penyakit sosial
    Pemantauan kemajuan perubahan sikap mental eks penyandang penyakit sosial
    Pemberdayaan eks penyandang penyakit sosial.


Misi II

Menngkatnya perlindungan dan jaminan sosial bagi PMKS

Tujuan :
Terpenuhinya perlindungan dan jaminan sosial bagi PMKS.

Sasaran :
Penduduk yang bekerja di sector informal berpenghasilan rendah yang tidak tercakup dalam system asuransi formal sejumlah 1000 orang untuk mendapatkan ASKESOS

Kebijakan Strategis :
Jaminan sosial yang diberikan dalam bentuk asuransi kesejahteraan sosial dan bantuan langsung berkelanjutan

Program :

    Bantuan dan jaminan kesejahteraan sosial
    Rincian kegiatan pada masing-masing program :
    Bantuan Kesejahteraan sosial.
    Peningkatan petugas pelaksana pengelolaan jaminan kesejahteraan Sosial
    Fasilitasi pemberian bantuan dan jaminan / Asuransi Kesejahteraan Sosial

Misi III

Mengembangkan potensi serta peran aktif masyarakat, keluarga, organisasi/lembaga sosial, dunia usaha guna mendukung pembangunan kesejahteraan sosial serta meningkatkan dan melestarikan nilai-nilai kepahlawanan, keperintisan, dan kesetiakawanan sosial untuk menjamin keberlanjutan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan dan pemberdayaan kesejahteraan sosial.

Tujuan :
Terwujudnya peran aktif masyarakat dalam menangani permasalahan sosial
Terjaminnya penghargaan bagi pejuang, perintis kemerdekaan, dan kelurga pahlawan.

Sasaran :
Meningkatnya peran serta organisasi sosial di bidang UKS sebesar 20%
Meningkatnya kesejahtraan sosial bagi para pejuang, perintis kemerdekaan dan kelurga pahlawan yang mendapatkan santunan kesejahteraan sebesar 20%.

Kebijakan Strategis :
Meningkatnya profesionalisme SDM kesejahteraan sosial berbasis pekerjaan sosial dalam penanganan masalah dan potensi kesejahteraan sosial.
Memantapkan manajemen penyelenggaraan kesejahteraan sosial dalam hal perencanaan, pelaksanaan, pemantuan, evaluasi, dan pelaporan serta koordinasi dengan pemangku kepentingan
Meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan sosial bagi para pejuang, perintis kemerdekaan dan keluarga pahlawan.

Program :
Pemberdayaan kelembagaan kesejahteraan sosial
Rincian kegiatan pada masing-masing program :
    Pemberdayaan kelembagaan kesejahteraan sosial
    Peningkatan peran aktif masyarakat dan dunia usaha
    Peningktan jejaring kerjasama pelaku-pelaku usaha kesejahteraan sosial amsyarakat.
    Peningkatan kualitas SDM kesejahteraan sosial masyarakat.
    Operasional Panti Khusus Among Jiwo
    Penyantunan bagi lanjut usia potensial luar panti
    Pemberdayaan dan Pengmbangan Karang Taruna
    Fasilitasi Terhadap Organisasi Sosial.
    Pemberdayaan dan Pengmbangan pekerja sosial masyarakat
    Penumbuhan dan pengmbangan lembaga konsultsi kesejahteraan keluarga
    Pembinaan dan pengembangan kelompok usaha bersama (KUBE)
    Pembinaan dan pengembangan Usaha Ekonomi Produktif (UEP)
    Pembinaan dan pengmbangan kesetiakawanan sosial serta pelestarian nilai-nilai kepahlawanan

Cakupan Pekerjaan di bidang sosial

Penyandang masalah kesejahtraan sosial (PMKS), menangani :

    Anak Balita Terlantar (ABT)
    Anak Terlantar (AT)
    Anak yang menjadi korban Tindak kekerasan/ Diperlukan Salah (AKTK)
    Anak Nakal (N)
    Anak Jalanan (AJ)
    Anak Cacat (AC): Cacat Mental Resterdasi (Tuna Grahita) dan Cacat Fisik dan Mental (Cacat Ganda)
    Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE)
    Wanita Yang Menjadi koraban tindak kekerasan / diperlakuakn salah (LUKTK)
    Lanjut Usia Terlantar (LUT)
    Lanjut Usia yang menjadi tindak kekerasan / diperlakukan salah (LUKTK)
    Penyandang Cacat (PENCA)
    Penyandang cacat bekas penyakit kronis (PCBK)
    Penyandang HIV/AIDS
    Tuna susila (TS)
    Pengemis (PG)
    Gelandangan (GL)
    Bekas Narapidana (BNP)
    Korban penylahgunaan NAPZA (KPN)
    Pekerja Migran Bermasalah (PM)
    Keluarga Fakir Miskin (KFM)
    Keluarga Berumah Tak Layak Huni (KBTLH)
    Keluarga yang bermasalah sosial Psikologi (KBSP)
    Keluarga Rentan
    Komunitas Adat Terpencil (KAT)
    Korban Bencana Alam (KBA)
    Korban bencana sosial (KBS)

Struktur Organisasi Bidang PMKS :

    Seksi Pelayanan Sosial
    Seksi Rehabilitasi Sosial
    Seksi bantuan Sosial